Breaking News

Perusahaan Rokok dan Upaya Melawan RUU Larangan Rokok di Inggris: Analisis Mendalam

 


InternasionalBerita - Perusahaan rokok di Inggris sedang gencar melobi anggota parlemen untuk menggagalkan rancangan undang-undang terbaru yang bertujuan melarang penjualan rokok bagi individu yang lahir setelah 2009. RUU ini, jika disahkan, akan menjadikan Inggris sebagai negara pertama di dunia yang memberlakukan larangan merokok secara menyeluruh. Namun, kehadiran perusahaan rokok yang kuat dan berpengaruh telah menyulitkan langkah pemerintah untuk melaksanakan langkah ini.

  1. Perlawanan Terhadap RUU:

RUU yang diusulkan oleh pemerintah Inggris bertujuan untuk melindungi generasi muda dengan melarang pembelian produk tembakau oleh individu yang berusia 15 tahun atau lebih muda. Langkah ini diperjuangkan sebagai upaya penting untuk menghapus bahaya rokok dari masyarakat secara permanen, mengingat rokok merupakan penyebab utama penyakit kanker di Inggris dan dunia. Namun, upaya pemerintah ini terancam oleh tindakan perusahaan rokok yang berusaha melemahkan RUU tersebut.

Menurut Michelle Mitchell, Kepala Cancer Research UK, perusahaan rokok telah berupaya keras untuk meredam dan mengurangi kekuatan RUU ini. Tidak hanya dari pihak industri, tetapi juga dari sesama pejabat konservatif, seperti mantan Perdana Menteri Boris Johnson, yang mengkritik langkah ini sebagai tindakan "gila". Argumentasi seperti ini menunjukkan kompleksitas politik di balik upaya pemberlakuan larangan merokok.

  1. Taktik Perusahaan Rokok untuk Menggagalkan RUU:

Para pebisnis rokok di Inggris menggunakan berbagai taktik untuk menghalangi langkah pemerintah. Mereka menolak ide larangan total bagi anak di bawah 15 tahun, malah mengusulkan peningkatan batas usia merokok dari 18 menjadi 21 tahun. Selain itu, upaya dilakukan untuk mengusulkan pengecualian produk tembakau tertentu, seperti cerutu, dari RUU tersebut.

Lobi politik merupakan strategi utama perusahaan rokok. Mereka berusaha membujuk politisi untuk menunda pengesahan RUU hingga setelah pemilihan umum berikutnya. Taktik lainnya adalah mendorong klausul peninjauan undang-undang di masa depan, memberikan peluang untuk membatalkan aturan tersebut.

  1. Keprihatinan Pengusaha Rokok terhadap Dampak RUU:

Michelle Mitchell menyoroti kebiasaan konglomerat rokok untuk melawan undang-undang yang dapat merugikan bisnis mereka. Keprihatinan semacam ini tidak hanya terjadi di Inggris, tetapi juga di berbagai negara di seluruh dunia. Deborah Arnott, kepala eksekutif Action on Smoking and Health (ASH), menyatakan bahwa perusahaan rokok akan berjuang keras untuk menghalangi RUU tersebut karena dianggap sebagai ancaman bagi eksistensi model bisnis mereka.

Baca Juga : Apa itu Altcoin dan Perbedaannya dengan Bitcoin?

Arnott menegaskan pentingnya agar anggota parlemen tidak terpengaruh oleh upaya pelemahan tersebut. Mereka diminta untuk tetap fokus pada manfaat besar yang akan diberikan oleh RUU tersebut bagi kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Karena dampak global yang mungkin ditimbulkan oleh RUU ini terhadap industri rokok, lobi politik yang intensif tidak mengherankan. Cari tahu juga informasi menarik dan terupdate lainnya di Klik Food

Dalam menghadapi resistensi ini, pemerintah harus memperhitungkan semua implikasi kebijakan dan mengambil tindakan yang terbaik untuk kesejahteraan publik. Sementara perusahaan rokok memiliki kepentingan bisnis mereka, kesehatan masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama dalam pembuatan kebijakan.

© Copyright 2022 - INTERNASIONAL BERITA - BERITA MASA TERKINI